Sistem kontrol dan Monitor
Pada Simulator Longsor.

Alat simulator yang memungkinkan peneliti untuk melakukan pengukuran presisi terhadap parameter fisik seperti derajat kemiringan, kelembapan tanah, dan curah hujan, yang menjadi poin utama untuk memahami stabilitas lereng serta merancang skenario mitigasi bencana longsor.

About

Tentang Simulator Longsor

Pengembangan teknologi simulasi longsor bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang mekanisme longsor dan mengembangkan metode mitigasi yang efektif. Salah satu metode simulasi yang efektif adalah menggunakan alat simulator yang dapat mensimulasikan longsoran tanah dengan chamber yang dimiringkan. Simulator ini memungkinkan untuk meniru kondisi nyata longsor dan mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Apa Itu Tanah Longsor?

Tanah longsor merupakan pergerakan material pembentuk lereng, seperti batuan, tanah, atau campuran yang bergerak menuruni lereng, hal ini dipicu oleh faktor geologi, air, maupun kegagalan konstruksi. BNPB mencatat 591 kejadian tanah longsor di tahun 2023, menjadikan bencana longsor sebagai bencana keempat yang sering terjadi di Indonesia.

Faktor-Faktor Penyebab Tanah Longsor

Beberapa faktor pemicu terjadinya bencana tanah longsor adalah :

  • Geologi (Topografi Curam)
  • Curah Hujan Tinggi
  • Kegagalan konstruksi

Platform Riset Inovatif

Simulator longsor kami adalah alat riset terkontrol yang dirancang untuk mereplikasi kondisi pemicu longsor secara presisi.

  • Pengaturan Kemiringan: Mengatur sudut lereng untuk mensimulasikan berbagai topografi.
  • Simulasi Hujan: Meniru intensitas curah hujan yang berbeda, dari gerimis hingga ekstrem.
  • Sensor Kelembapan: Memantau kejenuhan air dalam tanah secara real-time.
  • Pemantauan Visual: Menganalisis perubahan morfologi tanah melalui kamera.

Features

Fitur-fitur yang tersedia pada alat simulator antara lain :

icon

Derajat Kemiringan

Kemiringan chamber dapat diatur untuk meniru berbagai kondisi lereng tanah, yang dapat mempengaruhi stabilitas tanah.

icon

Curah Hujan

Sistem hujan pada simulator memungkinkan untuk meniru berbagai intensitas curah hujan yang dapat mempengaruhi stabilitas tanah.

icon

Kelembapan Tanah

Kelembapan tanah diukur untuk menilai pengaruhnya terhadap kemungkinan terjadinya longsor, karena tanah yang jenuh air cenderung lebih rentan terhadap longsor.

icon

Kondisi Visual Tanah

Pemantauan visual diperlukan untuk mengidentifikasi perubahan morfologi tanah dan sistem peringatan dini pada simulator longsor.

Tim Pengembang

Dr. Casmika Saputra

Dr. Casmika Saputra S.Si M.Si

Dosen Pembimbing 1
Dr. Rahmat Awaludin Salam

Dr. Rahmat Awaludin Salam S.Si M.Si

Dosen Pembimbing 2
Theresia Regina Marbun

Theresia Regina Marbun

IoT & System Control Engineer
Muhammad Farhan Ramadhan Safrizal

Muhammad Farhan Ramadhan Safrizal

IoT & System Control Engineer
Arsyad Faturrahman

Arsyad Faturrahman

Fullstack Developer & IoT Integration
Salim Ammar Rasyid

Salim Ammar Rasyid

3D Designer
Januario Alexander Palullungan Pasau

Januario Alexander Palullungan Pasau

Image Processing

Contact

Anda dapat menghubungi kami melalui alamat dan email di bawah ini.